Tipe penulis blog

  seperti kebanyakan orang, kususnya orang indonesia, saat bangun tidur yang pertama dicari adalah handphone. Entah ada hal penting atau tidak, mengecek handphone selalu menjadi ritual wajib. Saya juga melakukan itu. Meski yang saya terima setiap pagi cuma broudcast dan notif grub WA yang sampai 300an chat. Sedih sekali

Tapi kemarin saat kepoin hp sendiri ada notif tambahan. Notif itu ternyata dari WordPress app yang ada di hp saya. Isinya 5 tahun bersama WordPress 😱. Gak terasa udah begitu lama saya buat blog ini. Tapi blog saya tetep aja amburadul ga karuan apa motifnya.

Untuk waktu yg cukup lama dalam menulis sebuah blog seperti itu, harusnya tulisan dan tipe konten dari blog sudah ada atau ditemukan. Disain blog seharusnya juga sudah keren. Tapi saya masih jauh dari itu. Saya malu jadinya.😣

Berdasarkan hal itu, saya mulai browsing, atau biasa disebut blog walking agar mendapatkan ilham untuk menulis. Tapi apadaya si ilham ga mau muncul. Pikiran tetap saya mandek belum ada ide.

Dari blog walking itu saya mendapat sebuah kesimpulan. Seperti halnya sifat orang, tulisan blog orang satu dengan orang lain itu berbeda-beda. Meski ada yang meniru gaya menulis orang lain tapi pembawaan tulisan saat seorang membacanya tetap berbeda. Kecuali kalo copy/paste loh ya. 😁

Dari banyaknya tipe penulis blog, setidaknya ada 3 garis besar tipe penulis yang menurut saya kebanyakan ada. Tipenya adalah

Penulis Tipe formal
Lihat tipenya terdengar lucu. Macam acara aja Formal segala. Saya binggung nulis tipenya gimana. Biasanya penulis tipe ini menulis dengan bahasa yang baku. Baik huruf besar kecil, tanda baca, spasi, dll selalu diperhatikan. Bahasa Indonesia yang digunakan juga bahasa yang baik dan benar.

Entah itu kontennya udah terstruktur atau masih mengalir, tapi bahasa yang digunakan tetap sesuai kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Saat saya membaca tulisan blog seperti ini Jadi seperti baca materi bahasa Indonesia. bisa sambil belajar bagaimana penulisan bagaimana yang baik dan benar menurut kaidah. 😁

Tipe terstruktur
Tidak seperti tipe formal yang bahasanya baik dan benar. Bahasa yang digunakan Tipe terstruktur terkesan lebih santai. Tulisan yang ringan juga cukup nyaman dibaca, kadang dengan sedikit candaan yang membuat tersenyum.

Blog dengan penulis ini cenderung lebih mudah ditemui daripada blog berpenulis formal yang tidak banyak beredar.

Untuk jenis konten, seperti namanya. Penulis Blog terstruktur sudah menemukan jenis konten tulisannya. Karena kontenya sudah ditetapkan, pembaca jadi terasa lebih dimanjakan. Jika ingin mencari konten tertentu kita bisa kembali ke blog tersebut.

Tipe amburadul
Tipe terakhir adalah tipe yang paling banyak ada di internet menurut saya. Saya rasa tulisan saya juga masuk tipe ini. Entah itu untuk blog dummy atau para pemula di bidang blogging, tipe amburadul seakan merajai dalam hal kuantitas blog.

Dari segi bahasa tipe amburadul tidak memperdulikan kaidah yang baik dan benar. Tipe ini terkesan lebih terbuka seperti halnya tipe formal.

Dari segi konten, tipe amburadul juga masih terasa ngambang. Terlalu banyak topik yang dibahas. Tidak ada tema spesifik yang mencerminkan apa blog itu. Masih perlu banyak pembenahan

Setelah blogwalking, saya banyak belajar dan mendapat bayangan bagaimana blog ini kedepannya. Yang pasti tulisan saya harus saya benahi menjadi lebih baik. Konten yang saya berikan juga harus terstruktur agar lebih menyenangkan bagi pembaca.

Udah 5 tahun ngeblog kok masih tetep-tetep aja, dasar kampungan!!! 😭

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s