Antara bahagia, sedih dan takut

membuat kekasih terharu

The Scream Courtesy of http://www.EdvardMunch.org

Histeris, apa definisi dari Histeris. Menurut KBBI histeris mempunyai arti adalah di sambut dengan teriakan. Mungkin maksudnya sebuah ekspresi yang di susul dengan  sebuah teriakan. Seperti menangis, kaget atau bahkan senang bisa membuat kita histeris.

Hari ini adalah hari ke dua dari tantangan #KampusFiksi 10 Days Writing Challenge.

Sebutkan 3 hal yang kemungkinan besar membuat kamu histeris?

   

Jika ditanya seperti itu

saya jadi bingung bagaimana cara jawabnya. Pasalnya histeris adalah sesuatu keadaan dimana kita tidak menduganya. Gimana mau jelasin jika kita saja tidak menduganya?.

  Tapi di situlah keseruan berbagi. Saat harus menjelaskan dengan bahasa kita dan orang mengerti apa yang di jelaskan.

Histeris bisa terjadi kapanpun. Misalnya Kita histeris saat bertemu idola, atau ketika ketakutan melihat sesuatu. bahkan kita juga bisa histeris ketika kita udah selesai mandi dan lupa bawa handuk padahal baju udah di cuci semua #pengalaman.

Tapi selain dari yang di atas, hal yang paling membuat histeris menurut saya dari yang teratas adalah:

1.kemenangan
    
       Siapa yang tidak histeris ketika mendapat sebuah kemenangan. Senang bercampur tangis menghiasi wajah kita karena terlalu bahagia. teriakan juga menyusul untuk meluapkan perasaan.

   Saya ingat pernah merasakan hal ini. Saat saya pertama kali memenangkan sebuah lomba. Maklumlah saya belum pernah memenangkan sebuah lomba.
  
  Bukan hanya saya, kamu juga pasti pernah histeris karena kemenangan. Tidak harus kemenangan besar, tapi kemenangan tentang sesuatu yang menurut kita berarti. Entah itu lomba, beasiswa, atau berhasil menyelesaikan studi adalah sebuah kemenangan yang bisa membuat histeris.

    Jujur saja saya ingin  lagi segera merasakan bagaimana rasanya dibuat histeris oleh sebuah kemenangan.

2.kekalahan

         Ada kemenangan pasti ada kekalahan. Mungkin Jika histeris yang pertama semua orang inggin  merasakannya, histeris yang ke dua ini semua orang berharap agar tidak pernah merasakannya.

   Tapi seperti Romeo dan Juliet, kemenangan dan kekalahan itu berpasangan. Kita tidak akan pernah tahu betapa manisnya kemenangan tanpa merasakan dulu rasanya kekalahan.

     Seperti kemenangan, kekalahan juga bisa membuat kita histeris. Kesedihan yang diperoleh ketika apa yang kita usahakan masih kurang untuk mencapai kemenangan cukup untuk membuat kita menangis dan berteriak seperti orang gila.

      Saya ingat betapa hancur rasanya perasaan saya ketika saya menerima kekalahan (lebay dikit gpp ya :D) sebagai seorang lelaki menangis mungkin di bilang lebay dan lembek.
Tapi sebagai seorang yang bisa di bilang atlit kekalahan bisa membuat seseorang yang tegar dan kokoh bisa menjadi lembek.

  Dulu saya ingat ketika melihat timnas sepak bola kita gagal juara satu dan menangis di lapangan. Saya berpikir jika para pemain itu lebay, permainan kok sampai nangis, dasar lembek. Tapi Tuhan maha adil. Saya diberi tahu bagaimana perasaan mereka saat kecewa karena kekalahan. Merasakan jika latihan yang dilakukan masih belum mampu untuk mencapai sebuah kemenangan sangatlah menyayat hati.

Kekalahan adalah anak tangga dari kemenangan jadi nikmati saja meski dengan tangis

Dan pemenang perunggu dari hal yang mungkin bisa membuat histeris adalah

3.ketakutan

         Pernah di takuti teman dengan berpura-pura jadi setan atau bertemu hewan yang di takuti? Kalo iya apa yang kamu lakukan? Kalo saya pasti langsung mengeluarkan jurus langkah seribu sambil menjerit. Terkejut bercampur takut membuat kita histeris dan tanpa sadar berteriak indah dengan  nada yang tidak tahu notnya.

Tidak bisa di pungkiri jika ketakutan juga bisa membuat kita histeris. Meskipun tidak di barengi tangis atau tawa tapi teriakan dari ketakutan mempunyai kekuatan yang lebih hebat dan menggelegar. Macam petir di siang bolong 😀

   Jangankan cewek yang pada dasarnya wajib di lindungi. Cowok yang biasanya melindungi akan  berteriak dan kelihatan feminim jika sudah takut.

   histeris itu adalah sesuatu yang manusiawi. Kadang kita juga tidak bisa mengontrol apa reflek tubuh ketika menghadapi sesuatu tapi kita juga perlu untuk belajar mengenal dan mengendalikan diri kita sendiri. Jangan malu dengan diri kamu sendiri itu yang terpenting.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s